Elo … Gue … End

Buat elo semua, temen2 gue seangkatan, makasih atas semua yang udah elo lakuin selama ini.

Pret!

Postingan ini tidak salah tempat. Konten tulisan ini memang terkait dengan edukasi, terutama mengenai penulisan tugas akhir di Perguruan Tinggi. Yaps, dikhususkan bagi mahasiswa yang sedang menulis karya tulis ilmiah, yaitu skripsi dan sejenisnya.

Adapun judulnya yang gaul, tren dan provokatif dimaksudkan sebagai pemikat agar Anda tertarik membaca artikel ini. Jika Anda sudah membaca paragraf ini, pemilihan judul itu sudah memenuhi maksudnya.

Baik, kembali ke topik. Bayangkan jika paragraf pertama termuat di halaman persembahan skripsi atau tugas akhir lainnya.

Emang pernah? Ya pernahlah. Pasti elo bilang kelewatan. Yaps, emang kelewatan.

Konsultasi skripsi biasanya melalui beberapa tahapan. Pertama, konsultasi “proposal skripsi” bab 1 s.d bab 3. Kedua, konsultasi instrumen penelitian, meliputi pedoman observasi, pedoman wawancara, dll. Setelah itu, diseminarkan untuk mendapat masukan dan tanggapan dari peserta Seminar. Berikutnya, mahasiswa melakukan penelitian. Hasil penelitian ditulis pada bab 4 s.d bab 6. Begitulah.

Nah, kapan halaman persembahan dikonsultasikan? Itu dia masalahnya.

Setelah semuanya direvisi berdasarkan masukan Dosen Pembimbing, draf skripsi disetujui (ACC) untuk dijilid. Skripsi yang sudah dijilid, dimintakan tandatangan pengesahan pada Dosen Pembimbing.

Nah setelah dipelajari, di halaman persembahan, memuat salah satunya paragraf pertama ya itu tadi. Capek deh.

Buat elo-elo semua, terutama mahasiswa gue, ada beberapa catatan:

Pertama, skripsi merupakan suatu karya ilmiah. Ia dibatasi oleh sejumlah ketentuan, antara lain memenuhi kaidah kebahasaan, yaitu bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penulisan kata, penggunaan kosa kata, penyusunan kalimat dan paragraf, juga harus memenuhi kaidah kebahasaan.

Kedua, halaman persembahan dimaksudkan sebagai suatu penghormatan bagi perorangan atau lembaga atau sponsor yang telah membantu terselesaikannya skripsi Anda, baik secara langsung maupun tidak langsung. Jika melakukan penelitian di sekolah, berikan ucapan terima kasih pada Kepala Sekolah dan Guru mata pelajaran. Ucapkan terima kasih juga pada teman-teman yang bersedia menjadi Observer (Pengamat). Bukan pada seluruh teman-teman.  

Emang nggak boleh pake bahasa ginian?

Boleh kok. Dengan catatan, kalo elo-elo pade mo pake bahasa gaul, jangan nulis di skripsi. Nggak pada tempatnya. SMS-an aja ama temen. Nulis status di Facebook. Nge-tweet di Twitter. Geetoo!

One thought on “Elo … Gue … End

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s